Indah Pada Waktunya Adalah Ayat Injil

Indah pada Waktunya Adalah Ayat InjilPernah mendengar atau membaca sebuah kalimat ‘Indah Pada Waktunya’ atau ‘Segala Sesuatu Indah Pada Waktunya’ ??? Sepintas kalimat tersebut tampak tak ada masalah namun tahukah anda bahwa ternyata itu adalah Ayat Injil Perjanjian Lama (Old Testament). Sungguh kalimat tersebut sering saya temui baik itu di status / catatan facebook dan yang menherankan bagi saya adalah status / catatan tersebut dibuat oleh akun seorang muslim / muslimah. Saya berpikir itu mungkin karena KETIDAKTAHUAN mereka. Berikut adalah Halaman Facebook milik akun nasrani [http://www.facebook.com/pages/SEMUA-PASTI-INDAH-PADA-WAKTUNYA/110686132105]. Bagi saudara-saudariku, muslim dan muslimah yang telah terlanjur bergabung dengan halaman tersebut SEGERALAH TINGGALKAN HALAMAN FACEBOOK TERSEBUT karena ini bisa merusak aqidah kita.
Dengan ditulisnya artikel ini, saya hanya ingin saling mengingatkan dan menasehati sebagai sesama muslim. Di bawah ini adalah isi Injil Pengkhotbah 3 (Pengkhotbah / PKH / Ecclesiastes 3) dalam terjemahan baru (TB) = Alkitab yang paling banyak digunakan saat ini :

3:1-15 = Untuk segala sesuatu ada waktunya

(1) Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.

(2) Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;

(3) ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun;

(4) ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari;

(5) ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu; ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk;

(6) ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi; ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang;

(7) ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara;

(8) ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai.

(9) Apakah untung pekerja dari yang dikerjakannya dengan berjerih payah?

(10) Aku telah melihat pekerjaan yang diberikan Allah kepada anak-anak manusia untuk melelahkan dirinya.

(11) Ia membuat SEGALA SESUATU INDAH PADA WAKTUNYA, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

(12) ………

(13) ………

(14) ………

(15) ………

Adapun berikut adalah lirik nyanyian rohani Nasrani :

Ada waktu tuk berduka

Ada waktu tuk bersuka

Ada waktu tuk berdiam

Ada waktu tuk berkata

Namun di atas segalanya

Ku tau Allahku bekerja

Mendatangkan kebaikan

Bagi yang mengasihiNya

Disaat yang ku alami

Tak seperti yang kuingini

Disaat tiada jawaban

Mengapa harus terjadi

Namun di atas segalanya

Ku tau Allahku bekerja

Mendatangkan kebaikan

Bagi yang mengasihiNya

Mungkin tak kupahami

Apa yang kini aku alami

Namun ku tau pasti

Kasih Allahku takkan berhenti

Kan ku serahkan semua

Pergumulanku padaMu Yesus

Karna kutau pasti

Semuanya kan jadi

Indah pada waktuNya

Sudah selayaknya sebagai seorang muslim / muslimah untuk merujuk kepada Al – Qur’an dan As -Sunnah dengan pemahaman para sahabat, tabi’in, tabiut tabi’in dan para ulama yang mengikuti mereka bukan mengutip dari Injil.

Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata: “Dan termasuk dalam bentuk meniru-niru orang kafir adalah bercakap-cakap dengan bahasa orang-orang kafir pada kebutuhan yang tidak mendesak. Serta menulis dengan bahasa mereka di tempat-tempat berjualan di negara kaum muslimin. Atau mencampur kalimat dan istilah-istilah dari bahasa mereka di dalam buku-buku Islam dan karya-karya lainnya.” (Al-Khuthab, 2 / 168)

About these ads

11 comments on “Indah Pada Waktunya Adalah Ayat Injil

  1. Beneran aho nih yg nulis blog, udah ga tau sok tau pula. Kalo yg udah terlanjur gabung di grup itu dan mereka suka ya ngapain dipaksa keluar segala? Biarin aja itu kan hak mereka. Kalo emang kenyataannya kalimat itu indah ya ga usah menyangkal. Di sini bukan karena indahnya kalimat, tapi makna di balik kalimat indah itu yg ente ga ngerti. Kalo ga ngerti makanya BELAJAR! Jangan bikin statement yg bodoh gitu, malah makin keliatan kan bodohnya tuh, ckckck…

    • kami menyuruh keluar atas dasar rasa cinta kami kepada sesama saudara seiman agar mereka tidak terjebak oleh tipu daya kaum kafir. terserah ya kalo yang dah gabung itu orang nasrani atau agama lain.

      “Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah merasa puas/ridha kepada kalian sampai kalian mau mengikuti millah (ajaran agama) mereka.” (QS. al-Baqarah [2]: 120)

      dan terdapat banyak perkataan selain perkataan di atas dalam Al-Qur’an, As-Sunnah, atau bahkan perkataan manusia pada umumnya yang dapat menggantikannya.

      “Semuanya akan indah pada waktunya” adalah slogan-slogan populer dalam agama mereka, perkataan itu merupakan kekhususan dan sekaligus syi’ar agama mereka.

      • Orang yg memahami kalimat itu, berarti dia beriman kepada Tuhan dan tidak mengartikannya sebagai KEPUTUSASAAN terhadap masalah. Jika hanya menunggu dan pasrah akan situasi yg dialami bukan mencerminkan arti dari “Indah pada waktunya”. Justru karena segala sesuatu akan indah pada waktunya, orang harus terus berusaha dan tetap berharap kepada Tuhan, supaya nantinya dia bisa melihat keindahan itu dan mengagungkan nama NYA.

        Rencana Tuhan bukan rencana manusia, yg terbaik menurut manusia belum tentu yg terbaik menurut Tuhan. Tapi beriman kepada NYA tetap diperlukan sambil BERTINDAK bukannya berdiam diri.

        Kalo orang yg beriman kepada Tuhan saja dibilang KAFIR, lantas bagaimana dgn yg lemah imannya? Barangkali bagi sebagian orang kalimat “Indah pada waktunya” hanya sebuah slogan pemanis saja, tapi di balik semua itu, ada hal termanis bisa dilihat hanya oleh orang2 yg beriman kepada NYA.

        • Maaf, anda ini orang Islam atau Nasrani (Kristen)?
          Bila anda orang Nasrani maka cukup bagi kami untuk TIDAK menanggapi anda karena gak akan nyambung, komentar yang ini saja sudah gak nyambung.

          • Jelas ga akan nyambung, karena Anda ga mendalami maknanya tapi sudah bikin kesimpulan sendiri. “Indah pada waktunya” bukan hanya sepotong kalimat ekslusif milik umat nasrani saja, tapi itu juga berlaku secara universal dengan tidak memandang apakah dia seorang muslim atau nasrani. Dan sangat disayangkan apabila kalimat itu disalahartikan hanya karena pemikiran yg sempit.

            Lagipula larangan menggunakan kalimat itu ga jelas apa dasarnya. Kalau Anda bilang kalimat itu adalah tipu daya kaum kafir, harap bercermin dan intropeksi diri, apakah Anda ini sudah jadi Dewa sehingga bisa mengatai agama lain kafir? Saya malah khawatir Andalah yg “tertipu” oleh pemikiran Anda sendiri.

            Saya rasa Anda perlu banyak menggali informasi secara akurat daripada menyarankan sesama umat muslim beramai2 mencampakkan kalimat itu (hanya karena itu berasal dari injil). Di atas sudah saya coba jabarkan, soal mau terima atau tidak mau terima ya itu terserah Anda. Saya berharap ga ada lagi statement yg ga berkelas seperti di blog ini. Moga2 Tuhan bisa membuka pikiran dan hati Anda. CASE CLOSED!!!

            • hemm, anda tidak menjawab pertanyaan kami.
              baiklah sidikit kami tanggapi. Kami memiliki kitab suci Al-Qur’an dan kami umat Muslim TIDAK BUTUH terhadap kitab agama lain karena Al-Qur’an adalah kitab yang sempurna dari awal sampai hari akhir TIDAK mengalami perubahan karena itu firman Allah Ta’ala, entah ya kalo kitab yang lain.

              JELAS kami sebagai Muslim TIDAK memandang kalimat tersebut secara universal karena kami memiliki CARA PANDANG sendiri yakni Al-Qur’an dan As-Sunnah. terlebih kalimat tersebut merupakan syi’ar agama nasrani dalam nyanyian-nyanyian rohaninya. kami tidak sekedar untuk tidak menggunakan kalimat tersebut tapi mengajak muslim/muslimah yang sudah tergabung dalam halaman FB tersebut untuk keluar karena itu milik orang nasrani dan postingan-postiangnyapun tentang ajaran-ajaran nasrani dan itu berbahaya untuk aqidah kami.

              dalam Islam, DEWA ITU TIDAK ADA, yang ada hanyalah ALLAH TA’ALA.

              Trus emang kalo orang nasrani dll itu bukan kafir gitu? bisa dikatakan muslim gitu..TIDAKLAH kecuali mereka yang menyembunyikan keimanan Islamnya dan itu hanya Allah Ta’ala yang tahu.

              terakhir, semoga gak ada lagi komentator gak berkelas di blog ini dan yang lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s