Bersumpah Dengan Al-Qur’an

Bersumpah Dengan Al-Qur'an

Bersumpah Dengan Al-Qur'an

Ustadz, bagaimana hukumnya bersumpah dengan Alquran? Apakan dibenarkan? Apabila dibenarkan, bagaimana dengan konsekuensinya? syukron”
Diyah (cteXXXXXX@yahoo.com)

Jawaban:
Bersumpah Dengan Al-Qur’an
Bismillah..

Pertama, Al-Quran adalah kalamullah (perkataan Allah, pen.) dan kalamullah adalah sifat Allah, bukan makhluk. Ini merupakan aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Imam Ahmad mengatakan dalam Ushulus Sunnah (no. 22):

والقرآن كلام الله وليس بمخلوق

“Alquran adalah firman Allah dan bukan makhluk.”

Ia juga mengatakan:

فإن كلام الله ليس ببائن منه وليس منه شيء مخلوقا

“Karena sesungguhnya firman Allah tidaklah terpisah dari-Nya dan tidak ada bagian dari kalam Allah yang berupa makhluk”

Imam Ahmad menegaskan:

ومن وقف فيه فقال لا أدري مخلوق أو ليس بمخلوق وإنما هو كلام الله فهذا صاحب بدعة

“Siapa yang mengambil sikap tengah, dan mengatakan, ‘Saya tidak tahu, apakah Al-Qur’an itu makhluk ataukah bukan makhluk, yang jelas dia kalam Allah’, maka orang yang mengatakan demikian adalah ahli bid’ah

Karena Al-Qur’an kalam Allah dan salah satu sifat Allah maka diperbolehkan bagi kita untuk bersumpah dengan Al-Qur’an, dan ini tidak termasuk kesyirikan. Karena manusia boleh bersumpah dengan sifat Allah.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin pernah ditanya tentang hukum bersumpah dengan Al-Qur’an, Syaikh menjawab, “…Bersumpah dengan Al-Qur’an hukumnya BOLEH. Karena Al-Qur’an adalah firman Allah, di mana Allah berfirman secara hakiki dengan lafadz dan maksud menyampaikan maknanya. Allah ta’ala disifati dengan Al-Kalam. Dengan demikian, bersumpah dengan menyebut Al-Qur’an pada hakikatnya merupakan sumpah dengan salah satu sifat Allah, hukumnya BOLEH.” (Majmu’ Fatawa Ibn Utsaimin, 2:218).

Kedua, karena bersumpah dengan Al-Qur’an hukumnya sah maka konsekwensi bersumpah dengan Al-Qur’an sama dengan konsekwensi bersumpah dengan menyebut nama Allah. Artinya, sumpah itu wajib dilaksanakan. Jika tidak dilaksanakan isi sumpahnya maka ia wajib membayar kaffarah (denda) sumpah tersebut.
Allahu a’lam

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s