Aku Tak Mau Anakku Jatuh

nasehatSebuah analogi sederhana:
Sebuah keluarga dari kaum the have mengunjungi sebuah bangunan tinggi nan megah, anggap sajalah hotel bintang 5 yang mana di lantai atasnya adalah taman yang indah dengan hanya dikelilingi pagar yang rendah.

Keluarga itu terdiri dari sang ayah, ibu, anak gadis yang berbaju you can see, memamer aurat dan menunjukkan lekuk tubuh, dan anak perempuan kecil yang masih SD.

Ketika anak kecil itu bermain di dekat pagar, sang ibu berteriak, “hati-hati, nanti jatuh.” begitu khawatirnya sang ibu jika anaknya terjatuh, lantas mengapa ia tidak mengatakan kepada anak gadisnya “hati-hati, nanti jatuh” padahal anak gadisnya hampir jatuh ke lembah neraka?!

Sejatinya, setiap dosa akan menggiring kita ke neraka, kecuali bagi mereka orang yang bertaubat, terkadang sebagai orang tua, mereka lebih peduli pada dunia anak-anaknya, keselamatan di dunia, tapi mengabaikan dan cuek pada akhirat anak-anaknya, keselamatan di hari kiamat kelak.

Orang tua mengajarkan anaknya bernyanyi, bukan mengaji.
Orang tua mengenakan anaknya baju you can see, bukan jilbab rapi.
Mereka menuntut anaknya belajar dunia setinggi-tingginya, tapi untuk belajar agama matanya akan memandang sinis seakan takut anaknya jadi teroris.

Duhai sobat muslim, marilah kita do’akan orang tua kita agar menjadi pendidik sejati, yang memprioritaskan akhirat kita karena sejatinya itulah kebahagiaan abadi, adapun dunia adalah sementara.

Sumber : Post of Taman Ilmu Intelektual Remaja Muslim

Artikel Terkait :

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s