Terbalik Penggunaan “Subhanallah” dan “Masyaallah”

subhanallah_masyaallahBanyak dari kita yg menjadikan “Subhaanallaah” ungkapan untuk suatu hal yang menakjubkan, padahal Tasbih itu bertujuan untuk mensucikan Allah سبحانه وتعالى dari ketidaksempurnaan.

Ungkapan Subhaanallah dianjurkan setiap kali seseorang melihat sesuatu yang tidak baik, dan dengan ucapan itu kita menetapkan bahwa Allah سبحانه وتعالى Maha Suci dari semua keburukan tersebut.

Sehingga yg tepat – وَاللّهُ أعلَم بِالصَّوَاب -,
“Subhanallah” itu ungkapan ketika kita melihat kekurangan atau ketidaksempurnaan dan keburukan.

Maksudnya adalah kita mensucikan Allah سبحانه وتعالى dari kekurangan dan ketidaksempurnaan tersebut dengan bertasbih, “Subhaanallaah”.

Contoh yang mudah adalah ketika kita Shalat berjamaah, kemudian Imam terlupa sesuatu, maka kita tegur kelupaannya itu dengan bertasbih “Subhaanallaah”.

Atau kita lihat konteks ayat al-Qur’an, misal ketika Allah سبحانه وتعالى dikatakan mempunyai anak dan mempunyai hubungan nasab dengan jin (lihat di QS. Ash-Shoffaat [37]: 151-159), maka firman-Nya, “Subhaanallaah (Maha Suci Allah) dari apa yang mereka sifatkan”.

Sedangkan “MasyaAllah” adalah ungkapan ketika melihat sesuatu yang menakjubkan.

Kita lihat contohnya dalam kisah dua orang laki-laki dan kebun serta hartanya yang berlimpah. (Lihat di QS. Al-Kahfi [18]: 32-39)

Ketika mereka masuk ke dalam kebun yang indah itu, maka temannya itu berkata kepada pemilik kebun, “Dan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan Maa Syaa Alloh (sungguh atas kehendak Allah سبحانه وتعالى semua ini terwujud), Laa Haula wa Laa Quwwata Illa billah (tidak ada kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah سبحانه وتعالى, sekalipun engkau anggap harta dan keturunanku lebih sedikit daripada kamu.” (QS. Al-Kahfi [18]: 39)

Bertasbih (سُبْحَانَ اللّهُ ) yg di-Syari’at-kan :
1. Bertasbih di dalam Shalat
2. Ketika turun dari tempat tinggi
3. Ketika mendengar guntur/halilintar
4. Ketika merasa kagum kepada sesuatu ~» (Imam Nawawi) Ta’jub terhadap :
• Ketika mendengar  kata-kata yang berseberangan dengan الله
• Ketika melihat kemungkaran
• Ketika melihat tanda-tanda kebesaran الله
• Ketika melihat perkara yg menakutkan, mengerikan
• Ketika mendengar perkataan seseorang yang mungkar/aneh

وَاللّهُ أعلَم بِالصَّوَاب

Catatan Kajian Ummu Yazid @Masjid Almukarromah Tanah Kusir

Semoga Bermanfa’at

Aliasha Farida

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s